Showing posts with label Iran. Show all posts
Showing posts with label Iran. Show all posts

Sunday, November 27, 2011

AL Iran Diperkuat Tiga Kapal Selam Buatan Dalam Negeri


28 November 2011, Tehran (Berita HanKam): Angkatan Laut Iran menerima tiga kapal selam kelas Ghadir, Sabtu (26/11) diumumkan KASAL Iran Laksamana Muda Habibollah Sayyari saat jumpa press di Tehran.

Sayyari menegaskan seluruh bagian kapal selam dirancang dan dibuat oleh para ahli Iran.

“Seluruh bagian dari kapal selam-kapal selam tersebut, termasuk badan kapal dan perangkat radarnya serta sistem pertahanan, telah dirancang dan dibangun oleh para ahli pertahanan Iran dengan dibantu oleh Kementrian Pertahanan,” ucap Sayyari.

Kapal selam kelas Ghadir rancangannya kondisi geografis dan iklim serta spesifikasi perairan Iran, menurut ahli militer.

Pada Agustus lalu, Iran meluncurkan empat kapal selam ringan kelas Ghadir, dibuat oleh Industri Maritim milik Kementerian Pertahanan, peresmian pengoperasian kapal selam oleh AL Iran dihadiri Menteri Pertahanan Brigadir Jenderan Ahmad Vahidi dan KASAL Laksamana Muda Sayyari.

Sumber: FNA

Thursday, September 29, 2011

Sistem Pertahanan Udara Mersad Dioperasikan Iran


30 September 2011, Tehran (Berita HanKam): Iran mempersenjatai satuan pertahanan udara dengan sistem rudal pertahanan udara Mersad yang diproduksi di dalam negeri. Sistem ini meningkatkan kemampuan pertahanan defensif dalam menghadapi serangan udara musuh.

Perisai pertahanan udara Mersad dikembangkan oleh para ahli dan teknisi Iran tanpa bantuan pihak asing. Sebelumnya, Iran mengoperasikan rudal Hawk buatan Amerika Serikat yang diterima sebelum revolusi islam. Mersad dilengkapi teknologi radar modern, peluncur mutakhir dan perbaikan sistem pemandu dan akuisisi sasaran.

Sistem telah lolos uji coba dan telah menjadi bagian dari jaringan terintegrasi pertahanan udara Iran.

Sistem Mersad dilengkapi rudal Shahin dimana mampu melacak dan menghancurkan sasaran udara pada ketinggian 70 hingga 150 km. Satu unit sistem Mersad dipersenjatai tiga rudal Shahin.

Iran Tuntut Moskow


Rusia harus mengembalikan uang pembayaran pembelian sistem rudal permukaan-ke-udara S-300 ke Iran setelah menolak mengirimkan ke Iran. diberitakan kantor berita IRNA, Rabu (28/9).

Menteri Pertahanan Iran mengatakan negaranya meminta kompensasi dari pembatalan kontrak senilai 800 juta dolar. Iran telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Arbitrase Internasional atas wanprestasi Rusia mengirimkan sistem rudal S-300 pada awal bulan ini.

Moskow ditekan oleh Washington D.C. dan Tel Aviv untuk membatalkan penjualan S-300. Kemampuan S-300 mengancam kekuatan udara Tel Aviv, jika melakukan serangan udara pada fasilitas nuklir Iran.

Presiden Rusia Dmitry Medvedev meneken peraturan larangan penjualan sistem rudal S-300, kendaraan tempur, pesawat terbang, helikopter dan kapal perang ke Iran, 22 September 2010. Pelarangan ini mengadopsi Resolusi 1929 Dewan Keamanan PBB, melarang penjualan senjata konvensional ke Iran termasuk rudal, sistem rudal, tank, helikopter tempur, pesawat terbang dan kapal perang.

Tehran mengklaim telah mengembangkan sistem pertahanan udara sendiri setaraf dengan kemampuan S-300. Para ahli pertahanan meragukan kemampuan Iran membuat sistem S-300.

Percobaan Penembakan rudal Shahin dari Sistem Mersad






Sumber: FNA

Wednesday, September 28, 2011

Iran Berencana Bangun Kapal Induk

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad memperkenalkan rudal Ghader di Tehran, Agustus lalu. (Foto: AP)

28 September 2011, Tehran (Berita HanKam): Wakil KASAL Iran Captain Mansour Maqsoudlou mengumumkan negaranya berencana merancang dan membuat kapal induk.

Rancangan awal kapal induk telah disetujui dan proses riset, rancang dan pembangunan kapal segera dimulai, ungkap Maqsoudlou dikutip IRNA, Rabu (28/9).

Angkatan Laut Iran telah membuat agenda untuk memproduksi kapal perang dari berbagai kelas, sebagian telah diproduksi massal dan sebagian dalam pengkajian.

Maqsoudlou menegaskan AL Iran mampu melakukan upgrade peralatan dan sistem di kapal perang.

Iran telah membangun kapal perusak 1420 ton pertama Jamaran, kapal dilengkapi radar modern dan sistem peperangan elektronik. Kapal telah dioperasikan angkatan laut melakukan patroli di perairan Teluk Persia.

Rudal Ghader Diproduksi Massal

Iran memproduksi massal rudal anti-kapal Ghader dan mengirimkan ke Angkatan Laut dan Korps Penjaga Revolusi Iran.

Rudal Ghader mempunyai jarak jelajah lebih dari 200 km. Rudal dirancang, dibuat dan diproduksi massal oleh para ahli dan teknisi Iran untuk menghancurkan kapal perang berukuran besar dan kapal induk.

Rudal dapat ditembakan dari udara, darat dan laut. Dilengkapi dengan auto-pilot digital, anti-jamming dan dapat diprogram. Ghader mampu melacak dan menemukan sasaran di laut pada ketinggian rendah dan mengkaramkan sasaran.

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad pertama kali memperkenalkan rudal Ghader pada 23 Agustus 2011 di Tehran. Ahmadinejad mengklaim militer negaranya dapat melumpuhkan musuh ditanahairnya setelah Iran mengoperasikan rudal Ghader.

Produksi massal rudal Ghader oleh Iran membantah keraguan media Barat akan kemampuan Iran memproduksi rudal anti-kapal. Sebelumnya media Barat menuduh rudal Ghader bukan diproduksi oleh industri pertahanan Iran.

Sumber: Press TV/MEHR