Showing posts with label Senjata. Show all posts
Showing posts with label Senjata. Show all posts

Wednesday, November 16, 2011

HECKLER UND KOCH (HK) XM320

HECKLER UND KOCH (HK) XM320

Walaupun sudah dipakai cukup lama, M203 ternyata masih belum memuaskan AB AS. Leaf sight yang menyulitkan dalam pembidikan senapan dan ketidakmampuan M203 memuat peluru berukuran panjang menjadi pembenaran untuk mencari pengganti M203. Untuk itu, AB AS beralih ke HK yang menawarkan modifikasi pelontar granat AG-C milik G36. Dengan bukaan ke samping dan sight yang nantinya terpasang di sisi kiri handguard M4, di jamin pengoperasian XM320 akan lebih cepat M203 yang sebelumnya menuntut operator untuk membuka leaf sight terlebih dahulu. Selain itu, adanya pistol grip terpisah pada XM320 membuat operator tidak perlu bertumpu pada magasen seperti halnya dalam penembakan M203.

Kapasitas peluru: 1
Kaliber : 40 x 46 mm
Berat sistem : 1,5 kg

XM26 LS

XM26 LS

Pabrikan C-More Systems mencoba menyempurnakan konsep Masterkey dengan menghadirkan XM26 LSS ( Lightweight Shotgun Systems ). Jika pada Masterkey operator kesulitan memompa shotgun karena posisi slide yang ada di depan, C-more merancang XM26 untuk di operasikan dengan sistem bold Action, sehingga waktu reaksi mengokang menjadi jauh lebih cepat. Tidak cuman itu, XM26 juga menawarkan sistem pengisian peluru menggunakan kota magasen agar operator bisa melakukan pengisian peluru jauh lebih cepat dibanding harus mengisikan peluru satu per satu pada shotgun macam Masterkey. Soal peluru, XM26 juga bisa diisikan dengan peluru penjebol pintu, peluru pejal buckshot atau peluru berisikan CS gas untuk kendali huru-hara. Sejauh ini, sejumlah kecil XM26 sudah dirilisi untuk pasukan AS Afganistan, terutama dari 10th Mountain Division.

Kapasitas peluru: 5
Kaliber 12 Geuge
Berat sistem 1,22 Kg

M203 GRANADE LAUNCHER

M203 GRANADE LAUNCHER

Walaupun bukan senjata baru karena terhitung sudah di gunakan M16 sejak awal 1970, M203 Masih menjadi bagian penting dan tak terpisahkan dari M4, maklum saja dengan hulu ledak bertipe M433 HEDP ( High Explosive Dual Purpose), baja setebal 5 cm pun bisa di tembus, belum lagi kepala peluru tipe BUCKSHOT atau CS GAS. Profile laras M4 yang lebih pendek dari M16 disiasati Colt dengan mengeluarkan M203A1 , ternyata M203 orisinil dengan laras 12 inci juga tidak di haramkan untuk di pasang ke M4

Kapasitas peluru : 1
Kaliber : 40 x 46 mm
Berat sistem 1,36 kg

MECHEM NTW 20

MECHEM NTW 20

Harus diakui kecerdikan Tony Neophytou dalam merekayasa NTW20. Passalna dibahwah bendera Afrika Selatan, Denel, ia berhasil menciptakan Heavy sniper rifle yang bisa memuntahkan dua tipe peluru. Cukup dengan mengganti laras maka NTW 20 bisa di pakai untuk melontarkan peluru 14,5 mm Rusia atau kaliber 20 mm. Untuk yang terakhir Tony mengambil basis senapan MG 151 eks Nazi Jerman semasa PD II

Spesifikasi
Kalier 20 x 8,5 mm MG151 atau 14,5 X 114 mm Rusia
Panjang : 1,79 m/2,015 m
Bobot 26/29 Kg
Jarak tembak efektif 1500-2300 m

XM25 Counter Defilade Target Engagement System

XM25 Counter Defilade Target Engagement System adalah senjata berteknologi canggih, Senapan XM25 di bangun atas hasil kerjasama Alliant Techsystems (ATK) Amerika dengan Heckler & Koch Jerman, kalau dilihat sepintas senjata ini menganut tata letak bull pup dengan magazine terletak pada Popor atau butt stock yang dapat dimuati amunisi caliber 25 milimeter lengkap computer balistik dengan chip computer yang tertanam didalam setiap proyektil peluru.

Sedangkan peluru yang digunakan dalam XM25 adalah ber type HEAB (High Explosive Air Burst), FAE thermobaric dan HEAT piercing armor, yang diklaim mampu menembus baja RHA setebal 50mm/2inch. senjata ini sangat mirip dengan Daewoo K11 hanya saja jarak tembaknya 500 meter sedangkan XM25 jangkauannya diklaim mampu menempuh 700 meter atau 200 meter lebih jauh dari Daewoo K11. Berat Senapan ini adalah 12 pon atau setara (5,4 kg) dan panjang 299 inci setara (73,66 cm)

Mekanisme tembakan XM25 adalah pada saat pelatuk ditarik, sebuah chip komputer di dalam proyektil akan mengkomunikasikan sejauh mana ia berjalan. Ini memungkinkan si prajurit meledakkan proyektil itu di depan, atau dibelakang target mirip senjata anti serangan udara kelebihannya bisa dikendalikan ledakannya sehingga membuat musuh hanya bisa berlari, tapi sulit untuk bersembunyi.

Kesemua kecanggihannya senjata XM25 Dibandrol dengan harga US$35000 yang kalau di rupiahkan mencapai Rp. 316.505.000.,-. uniknya dari kesemua kecanggihannya senjata XM25 sangat mudah dipelajari. Dalam hitungan menit, seorang serdadu bisa memakainya. XM25 ini terdiri dari berbagai macam varian

Sunday, September 4, 2011

KAR-98

KAR-98

Karabiner 98 adalah rifle dengan sistem mekanisme bolt-action (satu peluru, satu reload). Dikembangkan oleh salah satu pabrik senjata terkenal pada jaman dulu di Jerman yang bernama Mauser (sekarang dah kalah pamor sama Heckler und Koch -H&K). Kar98k masuk ke dalam dinas militer NAZI pada tahun 1935. Memiliki tingkat akurasi yang cukup baik, hanya saja masih kalah dengan pesaing nya 'Mosin-Nagant' buatan Rusia.

Data teknis
Ukuran peluru : 7.92 x 57mm Mauser.
Panjang seluruh : 1250mm
Panjang laras : 740mm
Berat : 4.09kg
Kapasitas peluru : 5 peluru

Friday, June 17, 2011

SABHARA / POLICE RIFLE Senapan Polri

SABHARA / POLICE RIFLE Senapan

Deskripsi :
Keberhasilan rancang bangun dengan senjata SS1 telah mendorong para perancang dan insinyur kami untuk mengembangkan versi-versi senjata untuk fungsi penegakan hukum.
Pengembangan produk ini terutama didasarkan pada persyaratan daya lumpuh yang tepat untuk tujuan-tujuan penegakan hukum.

Produk ini tersedia dalam 2 versi yaitu SHABARA/POLISI V-1 dan SHABARA/POLISI V-2.

SHABARA/POLISI V-1.
Kaliber : 7,62 x 45 mm
panjang Laras : 363 mm
Berat : 3,79 kg
Panjang Keseluruhan : 920 mm
Mekanisme : Gas Operated

Tuesday, May 17, 2011

Model 96 Falcon (Czech)

Model 96 Falcon (Czech)

Pabrik senjata Cheko (pecahan Chekoslovakia), Zbrojovka Vsetin memproduksi AMR kaliber 12,7mm dengan sebutan Model 96 Falcon. Diproduksi dengan kamar munisi kaliber standar NATO maupun blok Timur, berbobot 12,6 kg. Konstruksi keseluruhan sangat sederhana dan kokoh, dilengkapi dengan pembidik optik 10×50 yang dapat ditukar dengan alat bidik teropong malam.

AMR Cheko lainnya adalah LCZ B-30 rancangan novel dimana masukan munisi (main receiver) beraksi sebagai dasar untuk dua model kegunaan, sebagai senapan serbu dan pelontar granat, dan sebagai AMR, komponennya dapat dipertukarkan untuk kegunaan aplikasi tersebut. Diproduksi dengan mekanisme recoil-operated dan sistem operasi smooth low recoil. LCZ B-30 diproduksi untuk penembakan munisi kaliber 12.7, 14.5 dan 15mm.

AMR PERANCIS
Angkatan darat Perancis mengadopsi AMR PGM Precision 12.7mm Hecate II, beroperasi dengan bolt-action dengan masukan sistem magazine isi 7 butir munisi.

AMR RUSIA
AMR Rusia dibuat oleh Tula KBP Instrument Design Bureau, keliber 12.7mm dengan sebutan V-94 dengan sistem operasi gas, masukan munisi sistem magazine isi 5 butir. Dilengkapi alat bidik PSO-1 yang juga digunakan pada senapan runduk SVD kaliber 7.62mm. V-994 memiliki panjang keseluruhan 1,7 meter, untuk dibawa-bawa senapan ini dapat dipisahkan antara unit laras dan popornya sehingga (panjang laras dan receiver 1,1 meter), adapun bobot keseluruhannya mencapai 11,7 kg (tanpa alat bidik). AMR ini lebih ditujukan kepada pasar ekspor.

Pengembangan senapan runduk caliber menengah masih terus dilakukan dengan berbagai penyempurnaan.

Wednesday, May 4, 2011

RT-20 (Kroasia)

RT-20 (Kroasia)

Kaliber: 20x110mm Hispano
Operasi: manual, bolt Action
Panjang Senapan: 1330 mm
Panjang laras: 920mm
Bobot: 19,2 kg
Mekanisme isi peluru: single shot, isi manual
Jarak tembak efektif: 1800 meter

Senapan runduk anti-material RT-20 dibuat oleh RH-Alan, Kroasia pada pertengahan1990an murni sebagai anti-material dan anti-lapis baja. Nama RT-20 artinya "Rucni Top, 20mm", atau “Kanon Tangan 20mm”. Merupakan senapan antimaterial yang sangat kuat yang ada pada saat ini – saingan lainnya adalah senapan dari Afrika Selatan NTW-20 dan Helenius APH-20 dari Finlandia. RT-20 diturunkan dalam konflik di bekas Negara Yugoslavia.

RT-20 dibuat dengan caliber 20mm yang amunisi aslinya dibuat untuk senapan anti pesawat udara Hispano Suiza HS404 pada masa Perang Dunia 2. Amunisi masih digunakan oleh beberapa Negara dan tersedia dalam berbagai jenis seperti HE, AP dan lain-lain. Amunisi caliber 20x110mm menembakan proyektil seberat 130 gram (2000 grain) dengan kecepatan laras 850 meter/detik.

Sistem pada senjata terdiri dari tabung reaktif yang cukup besar pada bagian atas laras, ujung depan tabung dihubungkan dengan laras pada titik ditengah panjang laras. Bagian belakang tabung membentuk reactive nozzle. Saat senapan ditembakan serbuk gas panas yang ditimbulkan masuk kembali dari laras ke tabung reaktif dan menimbulkan back-blast dengan tekanan reaktif yang timbul dari tekanan recoil. Sistem selanjutnya sangat sederhana, kunci laras dengan rotating bolt dengan tiga masif

Mauser K98k CARBINE

Mauser K98k CARBINE

Pertama kali diproduksi pada akhir abad 19, Mauser 98 adalah gabungan sempurna dari inovasi senapan yang berlangsung di akhir abad 19: serbuk mesiu tanpa asap, bisa diisi dengan magasin, dan terutama, fitur “bolt action” dimana menjadi dasar senapan berburu pada jaman sekarang.

Model aslinya digunakan selama perang dunia 1 dan menghasilkan efek yang besar, tetapi ketika Jerman mulai mempersenjatai ulang pada tahun 1930-an, senapan 98 mendapat upgrade yang membuat lenih ringan dan lebih mudah dibidik. Walaupun tidak dapat dihindari bahwa senjata ini dikalahkan oleh senapan otomatis, senapan ini bertahan sebagai senjata terbaik sepanjang masa.

Type: Bolt-Action Rifle
Country of Origin: Germany
Caliber: 7.92 x 57 mm (.30 inch)
Cartridge Capacity: 5 rounds
Muzzle Velocity: approximately 2,822 feet per second
Rate of Fire: 10-15 rounds per minute

Monday, May 2, 2011

MAC-10

MAC-10

MAC-10 bernama resmi M10 (Military Armament Corporation Model 10), adalah pistol otomatis ringkas yang memiliki kemampuan menembak full-otomatis, dengan sistem blowback hasil pengembangan Gordon B. Ingram pada tahun 1964.

Kebanyakan pistol mesin memiliki aksesori tambahan untuk meningkatkan kinerjanya, seperti peredam suara (sound suppressor), perpanjangan magazen, pegangan depan, dan popor bahu. Beberapa pistol otomatis terkenal adalah seri MAC-10 dan MAC-11 buatan Amerika dan seri Uzi buatan Israel.

Desain
Bahan yang terbuat dari baja dan sistem telescopic bolt pada bagian larasnya menjadikan bobot senjata ini ringan dan ringkas. Laras MAC-10 ini dapat dilengkapi dengan peredam suara (sound suppressor), peredaman suara tembakan berfungsi tanpa mengurangi kecepatan tembak peluru. Peredam suara produksi awal produksi SIONICS memiliki panjang 290,57 mm, diameter 54.10 mm dengan berat 0,54 kg (540 gram).

Penamaan
Nama MAC-10 adalah nama yang dikenal untuk senjata ini, nama ini dipakai oleh para Title II (ditributor, penulis artikel, dan kolektor untuk jenis senjata yang pengawasannya dilakukan ketat di Amerika Serikat)), nama resminya adalah M10, ironisnya perusahaan pembuat tidak pernah mencantumkan nama MAC-10 dalam katalog penjualan mereka.

Varian
MAC-10 menggunakan peluru .45 ACP, varian lain menggunakan peluru 9 x 19 mm Parabellum / Luger adalah MAC-10/9. MAC-11 (M-11A1) adalah varian dari MAC-10 dengan bentuk yang lebih ringkas, menggunakan peluru .380 ACP. Kemudian M-11/9 yang merupakan hasil modifikasi M-11 dengan ciri memiliki bagian receiver lebih panjang menggunakan peluru 9 mm, khusus varian ini diproduksi oleh Cobray Company, Amerika Serikat. Varian lain yaitu MPA-10 diproduksi oleh Masterpiece Arms, MAX upper produksi Lage Manufacturing, varian ini dilengkapi dengan Picatinny rail, laras tipe 22LR, bolt dan magazen yang dapat diubahsuaikan.

Pengguna
Chili
Kolombia
Republik Dominika
Saudi Arabia
Spain: Berbagai kesatuan Polisi.
United Kingdom
United States: Digunakan di Perang Vietnam oleh LRRP dan Navy SEAL

Tipe : Pistol otomatis
Negara asal : Flag of the United States.svg Amerika Serikat

Masa penggunaan : 1970–1975
Perancang : Gordon B. Ingram
Tahun : 1964
Produsen : Military Armament Corporation
Diproduksi : 1970–sekarang

Spesifikasi
Berat : 2,84 kg (Kosong tanpa peredam suara)
Panjang : 269 mm tanpa popor, 295 mm popor dilipat, 548 mm popor dibuka. 545 mm popor dibuka dengan peredam suara / 798 mm popor dibuka dengan peredam suara.
Panjang Laras : 146 mm
Magazen : .45 ACP 9 x 19 mm Parabellum
Rata² tembakan : 1,090 (9 mm), 1,145 (.45 ACP) peluru/menit
Kecepatan peluru : 366 meter/detik (m/s) untuk peluru 9mm, 280 m/s untuk peluru .45 ACP
Jarak efektif : 50 m (.45 ACP), 80 m (9mm Parabellum)
Jarak jangkauan : 100 m (for .45 ACP)
Amunisi : Magazen box isi 30 butir peluru .45 ACP Magazen box isi 30 butir peluru 9x19mm
Alat bidik : Besi

Sunday, May 1, 2011

M14

M14

Di akhir Perang Dunia II, dengan pleton infantri Amerika membawa 4 senjata berbeda -dan juga 4 tipe amunisi berbeda-.Angkatan bersenjata AS memutuskan mengembangkan sebuah senjata yang bisa melakukan banyak tugas. Hasilnya adalah M14.

Pertama kali digunakan pada tahun 1957, senjata baru yang akurat ini mempunyai “stopping power” yang bagus dengan peluru standar NATO 7.62mm. digunakan secara besar-besaran di Vietnam, para tentara menyukai kekuatan dan akurasi tetapi bermasalah dengan berat senjata dan amunisi. Tidak lama, senjata ini digantikan dengan M16 yang lebih ringan. Tetapi beberapa garis depan tetap memakainya, terutama untuk sniper rifle.

Type: Semi or Fully Automatic Rifle
Caliber: 7.62 x 51 mm (.30 inch)
Muzzle Velocity: Approximately 2,799 feet per second
Rate of Fire: 700-750 rounds per minute

Tuesday, April 26, 2011

Lee-Enfield SMLE

Lee-Enfield SMLE

Senapan standar infantri Inggris dari Perang Dunia I hingga krisis Suez, Lee-Enfield SMLE membangun reputasinya dari akurasi, kehandalan, serta jumlah tembakan per menit yang fenomenal. Magasinnya membawa 10 peluru, jumlah terbanyak dari senapan apapun di 50 tahun awal abad 20.

Bolt actionnya terkokang saat menutup, dan kepala larasnya mencegah debu dan lumpur masuk ke dalam senapan. Di tangan tentara yang terlatih dengan baik, Lee-Enfield bisa melakukan apa yang disebut “mad minute” yaitu, 30 peluru menembak target pada jarak 200 meter dalam satu menit. Jumlah tembakan yang menandingi senapan semi otomatis modern.

Type: Bolt-Action Rifle
Country of Origin: United Kingdom
Caliber: 7.7 x 56 mm (.30 inch)
Cartridge Capacity: 10 rounds
Muzzle Velocity: approximately 2,438 feet per second
Rate of Fire: 15-20 rounds per minute

Saturday, April 9, 2011

Gepard (Hungaria)

Gepard (Hungaria)

Senapan runduk anti material (AMR) Hungaria dikeluarkan oleh Landimex, diproduksi dalam lima model, umumnya menembakan munisi kaliber 12.7 x 107mm, sementara satu modelnya Gepard M3 yang dikenal dengan sebutan Destroyer menembakan munisi kaliber 14.5 x 114mm.

Dikalangan pengamat persenjataan, AMR Gepard dinilai sangat presisi dan memiliki akurasi tinggi. Model handal lainnya adalah Gepard M4 SA1 semi otomatis yang memiliki kamar peluru kaliber 12,7mm NATO maupun blok Timur. Amunisi diisi melalui kotak peluru berisi lima butir atau 10 butir (helical magazine). Disusul dengan Gepard M5 jenis self-loader dengan laras yang lebih panjang - ukuran laras Gepard M4 SA1 adalah 800mm, sedangkan M5 berukuran 1,1 meter.

Finnish Lahti L-39

Finnish Lahti L-39 Anti-tank rifle

Lahti L-39 merupakan Anti-material/Anti-tank rifle yang cukup terkenal dan digunakan pada era perang dunia 2, mempunyai sebutan "ELEPHANT GUN" (Yang mungkin juga cocok dengan penampilannya yang gede) mempunya bobot berkisar 50kg dan selama perang diproduksi sebanyak 1900...pembuatnya Aimo Lahti pada awalnya hanya akan membuat Anti-tank rifle dengan kaliber berkisar 13mm, namun setelah beberapa uji coba pada akhirna kaliber 13mm diganti menjadi kaliber 20mm..karena kekuatan penetrasinya yang jauh lebih baik dibanding kaliber 13mm...

pada saat Finlandia turun dalam palagan perang dunia 2, L-39 hrus berhadapan dengan tank soviet sejenis T-34 & KV-1...namun ternyata L-39 kurang efektif untuk melayani kedua jenis tank tersebut, sehingga L-39 dialihkan penggunaan nya dari AT-Rifle menjadi penghancur Bunker/persembunyian, penembakan jarak jauh, hingga penangkis serangan udara..

Saat ini Lahti L-39 masih digunakan dalam skala kecil dan juga disimpan di museum seperti museum Sgt. Richard Penry Medal of Honor Memorial Military Museum di Petaluma, California...

Sunday, March 20, 2011

FN Minimi TNI

FN Minimi TNI

Lagi-lagi pabrikan FN BElgia bikin gebrakna didunia senjata si awal era 80-an. Ini terjadi ketika konsep senapan mesin ringan FN Minimi diluncurkan. Tak perlu repot untuk mewujudkan keinginan itu. pihak FN tinggal mencampurkan kehandalan sistem kerja FN MAG dengan senapan Serbu FNC (versi asli SS-1). Hasilnya, Minimi jadi senapan mesin ringan yang mengaplikasikan peluru senapan serbu berkaliber 5,56mm. Terobosan ini jelas punya dampak positif dimedan tempur. 

Terutama pada logistik pasokan Amunisi. Bila kedaan mendesak maka petembak Minimi bisa saja mengadopsi peluru yang dibawa pasukan penyandang senapan serbu. Hal ini setidaknya dibuktikan dari aplikasi sistem pengisian amunisi. Minimi bisa saja dipasangi magasin senapan serbu FNC, kotak berisi 200 peluru, maupun rantai bebas (feed belt).

SPESIFIKASI:
Kaliber: 5,56 x 45 mm NATO
Panjang Total: 1 m
Berat: 7,1 Kg
Jarak Tembak Efektif: 2.000 m
Daya Tembak: 750-1.000 peluru permenit

Friday, March 18, 2011

XM25

XM25 SENJATA CANGGIH AMERIKA YANG DILENGKAPI DENGAN PELURU COMPUTER BALISTIK

XM25 Counter Defilade Target Engagement System adalah senjata berteknologi canggih, Senapan XM25 di bangun atas hasil kerjasama Alliant Techsystems (ATK) Amerika dengan Heckler & Koch Jerman, kalau dilihat sepintas senjata ini menganut tata letak bull pup dengan magazine terletak pada Popor atau butt stock yang dapat dimuati amunisi caliber 25 milimeter lengkap computer balistik dengan chip computer yang tertanam didalam setiap proyektil peluru.

Sedangkan peluru yang digunakan dalam XM25 adalah ber type HEAB (High Explosive Air Burst), FAE thermobaric dan HEAT piercing armor, yang diklaim mampu menembus baja RHA setebal 50mm/2inch. senjata ini sangat mirip dengan Daewoo K11 hanya saja jarak tembaknya 500 meter sedangkan XM25 jangkauannya diklaim mampu menempuh 700 meter atau 200 meter lebih jauh dari Daewoo K11. Berat Senapan ini adalah 12 pon atau setara (5,4 kg) dan panjang 299 inci setara (73,66 cm)

Mekanisme tembakan XM25 adalah pada saat pelatuk ditarik, sebuah chip komputer di dalam proyektil akan mengkomunikasikan sejauh mana ia berjalan. Ini memungkinkan si prajurit meledakkan proyektil itu di depan, atau dibelakang target mirip senjata anti serangan udara kelebihannya bisa dikendalikan ledakannya sehingga membuat musuh hanya bisa berlari, tapi sulit untuk bersembunyi.

Kesemua kecanggihannya senjata XM25 Dibandrol dengan harga US$35000 yang kalau di rupiahkan mencapai Rp. 316.505.000.,-. uniknya dari kesemua kecanggihannya senjata XM25 sangat mudah dipelajari. Dalam hitungan menit, seorang serdadu bisa memakainya. XM25 ini terdiri dari berbagai macam varian

CZ700

CZ700

Kaliber: 7,62mm NATO (.308 Winchester)
Operasi: Bolt Action
Panjang senapan: 1215 mm
Panjang laras: 650 mm (4 groove, twist 305mm RH)
Bobot: 6,2 kg
Magasen: isi 10 butir peluru

CZ 700M1

Kaliber: 7,62mm NATO (.308 Winchester)
Operasi: Bolt Action
Panjang senapan: 1142mm
Panjang laras: 650mm (4 groove, twist 305mm RH)
Bobot: 5,4 kg
Magasen: isi 10 butir peluru

Senapan runduk seri M700 dikembangkan oleh Czheska Sbrojevka – Uhersky Brod SA,
atau CZUB, republic Ceko. Baik model 700 maupun 700M1 menggunakan sistem
rotating bolt action yang sama dengan 6 lug dibelakang bolt yang terkunci pada
receiver. Keduanya menggunakan megasen isi 10 butir peluru caliber 7,62mm NATO
(.308 Winchester).

Perbedaannya pada rancangan popor dan laras; model 700 memiliki popor yang lebih
berat, sementara 700M1 memiliki popor kayu yang diluminasi. Kedua jenis popor
tersebut dapat disetel panjangnya. Tingkat akurasi diperkirakan sekitar 1 MOA dengan
amunisi 7,62mm NATO 168 grain (10,9 gram) boattail match ammo. seperti M118 Ball.

1903 Springfield

1903 Springfield

Performa buruk pada senapan Norwegia Krag-Jorgensen yang dipakai tentara AS pada perang Amerika-Spanyol membuat para perancang senjata mencari lagi senjata standar infantri. Mereka “meminjam” senapan Jerman, 7mm Mauser, menambah sedikit modifikasi, dan menciptakan senapan yang bermagasin, yang secara fenomenal menambah akurasi.

1903 dengan cepat mendapat reputasi sebagai senjata api yang akurat dan kuat – pada perang di hutan Belleau pada tahun 1918, Marinir AS bersenjatakan 1903 Springfield memotong serangan balasan musuh dari jarak 700-800 yards. Senapan ini terus digunakan pada Perang dunia II, perang Korea, bahkan sebagai senapan sniper pada perang Vietnam.

Type: Bolt-Action Rifle
Country of Origin: United States
Caliber: 7.62 x 63 mm (.30-06 inch)
Cartridge Capacity: 5 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 2,700 feet per second
Rate of Fire: 10 rounds per minute

Sunday, March 6, 2011

Mosin-Nagant

Mosin-Nagant

Mosin-Nagant (bahasa Rusia: Винтовка Мосина, Vintovka Mosina) adalah senapan bolt-action yang digunakan angkatan bersenjata Kekaisaran Rusia dan kemudian Uni Soviet, dan negara-negara Blok Timur lainnya. Senapan ini adalah senapan pertama yang menggunakan peluru kaliber 7.62 x 54 mm R. Senapan ini dipakai dari tahun 1891 sampai tahun 1960-an, dan akhirnya perannya sebagai senapan runduk digantikan oleh Dragunov SVD (Снайперская винтовка Драгунова - Snayperskaya Vintovka Dragunova).

Sejarah
Berdasarkan pengalaman selama Perang Rusia-Turki, ketika sebagian besar tentara Rusia yang dipersenjatai senapan sekali-tembak Berdan menghadapi tentara Turki dengan senapan Winchester, pada tahun 1882 Administrasi Artileri Utama Rusia memperoleh tugas memproduksi senapan dengan magasin yang mampu menampung multipeluru. Setelah gagal memodifikasi senapan Berdan agar memenuhi syarat tersebut, sebuah "komisi khusus untuk pengujian senapan bermagazen" dibentuk untuk menguji berbagai desain baru (seperti Mauser, Lee-Metford, dan Lebel. Pada tahun 1889 seorang kapten muda bernama Sergei Ivanovich Mosin mengajukan senapan berkaliber "3-line" (ukuran lama Rusia, setara dengan 0,30 inci atau 7,62 mm) bersamaan dengan senapan berkaliber 3.5-line buatan Léon Nagant dari Belgia. Pada tahun 1891 semua unit yang menguji senapan-senapan tersebut lebih memilih senapan desain Nagant dan komisi juga memilih senapan yang sama. Meski demikian, beberapa perwira berpengaruh mengunggulkan desain lokal (Mosin). Maka, hasilnya adalah sebuah kompromi: senapan Mosin menggunakan mekanisme pengisian peluru yang merupakan desain Nagant. Jadilah senapan Model 1891 (penamaan resmi waktu itu).

Produksi dimulai tahun 1892 di pabrik-pabrik persenjataan Tula, Izhevsk, dan Sestroryetsk. Karena fasilitas-fasilitas ini memiliki kapasitas terbatas, pesanan sebanyak 500.000 senapan dialihkan ke perusahaan senjata Perancis, Manufacture Nationale d'Armes de Châtellerault, Pada Perang Rusia-Jepang tahun 1904, sekitar 3,8 juta pucuk telah diserahkan ke angkatan bersenjata Rusia.

Selama tahun 1891-1910, beberapa varian dan modifikasi dari model awal dibuat. Ini termasuk perubahan pembidik, penambahan bolt yang diperkuat — karena mengadopsi peluru 147-grain pointed ("spitzer"), penghilangan gagang baja di belakang pelindung picu, barrel band baru, dan lain-lain.

Perang Dunia I
Saat Rusia terlibat dalam Perang Dunia I, produksi M1891 dibatasi hanya pada model dragoon dan infanteri dengan alasan kemudahan diproduksi. Karena kekurangan senjata dan kurangnya produksi industri dalam negeri yang masih berkembang, pemerintah Rusia memesan 1,5 juta senapan infantri M1891 dari Remington Arms dan 1,8 juta pucuk dari New England Westinghouse di Amerika Serikat. Banyak senapan Mosin-Nagant yang direbut angkatan bersenjata Jerman dan Austria-Hungaria. Senapan-senapan tersebut dioperasikan pasukan garis belakang kedua negara tersebut dan angkatan laut Jerman. Banyak senapan yang direbut Austria ini dijual ke Finlandia tahun 1920-an.

Selama Perang Saudara Rusia, versi dragoon dan infantri masih diproduksi meskipun dalam jumlah yang jauh berkurang. Setelah kemenangan Tentara Merah, sebuah komite dibentuk tahun 1924 untuk memperbarui senapan yang saat itu sudah digunakan selama lebih dari tiga dekade. Hasilnya adalah pengembangan senapan Model 1891/30 berdasarkan pada versi orisinal dragoon. Perubahannya termasuk penggunaan kembali pembidik belakang datar, penggantian receiver silindris dengan receiver oktagon (atau "hex") sekitar tahun 1936-1937, penggantian pembidik depan berbentuk bilah dengan pembidik depan berkerudung sekitar tahun 1932-1933, dan pemendekan laras sekitar 5 mm. Tahun 1945, sekitar 17,475 juta senapan M1891/30 telah diproduksi.

Perang Dunia II
Senapan Mosin-Nagant dijadikan senapan runduk tahun 1932 dan dioperasikan penembak runduk Soviet selama Perang Dunia II. Senapan runduk M1891/30 versi awal menggunakan teleskop 4x PE atau PEM, teleskop buatan Soviet meniru desain Zeiss. Teleskop-teleskop ini digantikan teleskop 3,5 PU yang lebih kecil, simpel, dan mudah diproduksi. Saat Pertempuran Stalingrad, teleskop ini dipakai Vasily Grigoryevich Zaitsev. Senapan Mosin-Nagant juga digunakan Lyudmila Pavlychenko, penembak jitu terkenal dari Uni Soviet pada Perang Dunia II. Senapan runduk tersebut sangat dihargai dulu dan kini karena kuat, dapat diandalkan, akurat, dan mudah dirawat. Model yang dimodifikasi untuk penembak runduk sangat dicari dan dinilai tinggi oleh kolektor, terutama di Barat.

Setelah Perang Dunia

Setelah Perang Dunia II Uni Soviet menghentikan produksi senapan Mosin-Nagant, menariknya dari angkatan bersenjata, dan menggantikannya dengan karaben SKS kemudian senapan seri AK. Meskipun demikian, senapan Mosin-Nagant tetap dipakai di Blok Timur dan sebagian dunia selama beberapa dekade. Senapan Mosin-Nagant digunakan dalam berbagai konflik selama Perang Dingin, mulai Perang Vietnam dan Perang Korea sampai invasi Soviet ke Afganistan, serta sepanjang tirai besi di Eropa. Senapan ini tidak hanya digunakan sebagai senjata infanteri cadangan, tetapi juga senjata infanteri garis depan.

Saat ini banyak senapan Mosin-Nagant diperjualbelikan di luar Rusia sebagai barang antik maupun koleksi dan sebagai senapan berburu. Akibat surplus produksi industri Soviet selama Perang Dunia II, senapan-senapan ini (umumnya M44 dan M30) bisa diperoleh seharga paling murah 75 dollar AS untuk model standar. Model senapan runduk lebih mahal.

Pengguna
China
Finlandia
Kekaisaran Rusia
Uni Soviet
Romania
Warsawa

Tipe : Senapan
Negara asal : Uni Soviet
Masa penggunaan : 1891-1998
Digunakan oleh Uni Soviet, Finlandia
Pada perang Rusia-Jepang, Perang Saudara Rusia, Perang Dunia I, Perang Dunia II, Perang Korea, Perang Vietnam, Invasi Soviet ke Afganistan, dan beberapa perang lain.

Sejarah produksi
Perancang : Sergei Ivanovich Mosin, Léon Nagant
Tahun : 1891
Diproduksi : 1891-1965
Jumlah produksi : Sekitar 37 juta
Varian : M91 Dragoon, M1907 Carbine

Spesifikasi
Berat : 4,05 kg (kosong)
Panjang : 1.318 mm (51,37 in)
Magazen : 7.62 mm x 54R
Kaliber : 7.62 mm
Mekanisme : Bolt-action
Rata² tembakan : 15 butir/detik
Kecepatan peluru : 770 m/s
Jarak efektif : 548,64 m
Jarak jangkauan : 1828,8 m
Amunisi : Klip 5-butir, magazen internal
Alat bidik : Belakang sliding ramp, depan tiang